|
 |
|
Rakor Pemanfaatan Hibah USAID untuk PNPM Perkotaan di Aceh
Rapat koordinasi yang diselenggarakan pada 11 Januari 2011 di Ruang SG-5 Bappenas, dipimpin langsung oleh Direktur Penanggulangan Kemiskinan, Bappenas, dan turut juga dihadiri oleh Direktorat Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal dan Direktorat terkait lainnya di Bappenas. Serta perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, World Bank dan USAID. Hibah sebesar USD 23.70 juta merupakan sisa dana yang sebelumnya dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekontruksi Jalan Aceh-Calang di Provinsi Aceh pasca tsunami. baca selengkapnya disini. |
 |
Laporan Monitoring & Evaluasi Rencana Aksi Kesinambungan Rekonstruksi Aceh-Nias Tahun 2010 Tahun 2010, merupakan tahun pertama pelaksanaan pemantauan dan evaluasi terhadap keberadaan Rencana Aksi Kesinambungan Rekonstruksi Aceh-Nias 2010-2012. Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian PPN/Bappenas telah membentuk Tim Koordinasi Penyelesaian dan Keberlanjutan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (KPKRR) di NAD-Nias berdasarkan Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep.10/M.PPN/HK/01/2010.
Download selengkapnya disini |
 |
Laporan Monitoring & Evaluasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Nias Tahun 2009 pemantauan dan evaluasi pada tahun 2009 ini disusun untuk memperoleh gambaran perkembangan dan kemajuan mengenai implementasi Rencana Induk yang sudah dilakukan perubahan, melalui pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Kerja Kementerian/Lembaga terkait, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan komitmen Donor/NGO di dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh dan Kepulauan Nias secara kumulatif mulai dari tahun 2005 sampai dengan 2009.
Download selengkapnya disini
|
 |
Laporan Monitoring & Evaluasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Nias Tahun 2008-2009
Pemantauan dan evaluasi pada tahun 2008 ini disusun memperoleh gambaran perkembangan dan kemajuan mengenai implementasi Rencana Induk yang sudah dilakukan perubahan melalui pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Kerja BRR NAD-Nias, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan komitmen Donor/NGO. Sebagaimana diketahui, pihak yang terlibat dalam implementasi program dan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini tidak hanya BRR NAD –Nias, namun juga Donor/NGO, Pemerintah Daerah, korporasi, dan berbagai stakeholders lainnya. Download selengkapnya disini
|
 |
Laporan Monitoring & Evaluasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Nias Tahun 2007-2008 Pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah pasca bencana Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2007 telah memasuki tahapan rekonstruksi. Tahap ini merupakan kelanjutan dari tahapan tanggap darurat dan rehabilitasi yang sudah berlangsung sebelumnya sejak tahun 2005 pasca terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami pada tanggal 26 Desember 2004.
Download selengkapnya disini
|

|
Laporan Monitoring & Evaluasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Nias Tahun 2005 Setelah masa tanggap darurat di wilayah paska bencana Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dinyatakan selesai oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 26 Maret 2005, pemerintah memutuskan untuk melangkah ke tahap persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Download selengkapnya disini
|

|
Laporan Monitoring & Evaluasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh Nias Tahun 2006-2007 Pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah NAD dan Nias sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun. Dalam masa jangka waktu tersebut banyak hal yang sudah dilakukan dalam rangka mencapai perbaikan kondisi dan keadaan di wilayah bencana tersebut. Tapi masih banyak juga hal yang masih belum terlaksana di lapangan dalam rangka pemulihan di wilayah bencana.
Download selengkapnya disini
|

|
Buku GEULOMBANG dan LINDU Setiap malam, pusan jajanan Rex di bilangan Peunayong, Banda Aceh, tampil semarak. Pengunjung memenuhi kursi plastik yang diatur rapi dilapangan. Aroma masakan dari kedai dan gerobak pedagang yang mangkal menyebar mengusik selera.
Download selengkapnya disini
|
 |
MTR NAD-Nias Bencana alam gempa bumi yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004, dengan kekuatan yang sangat dahsyat (8,9 skala Richter) di Samudera Hindia, di lepas pantai Barat laut Pulau Sumatera dan kepulauan Nias, telah menyebabkan gelombang tsunami.
Download selengkapnya disini |
|
|
Peraturan Gubenur Aceh No.13 Tahun 2010 Tentang Rencana Aksi Kesinambungan Rekonstruksi Aceh Tahun 2010-2012
Download selengkapnya disini |
 |
|
Peraturan Gubenur Sumatera Utara Nomor 43 Tahun 2010 Tentang Rencana Aksi Kesinambungan Rekonstruksi di Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara Tahun 2010-2012
Download selengkapnya disini
|

|
Rencana Aksi (Tahun 2007-2009) Penyusunan Rencana Aksi ini didasarkan atas : 1) Pertimbangan kerusakan dan kerugian akibat bencana tsunami dan gempa, dan mengacu kepada Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi sebagaimana tercantum dalam Perpres No 30 tahun 2005, dengan mempertimbangkan penanganan pasca bencana, khususnya di wilayah Nias dengan mengakomodasi kerusakan dan kerugian akibat gempa 28 Maret 2005 secara menyeluruh.
Download selengkapnya disini
|
 |
Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara Pasca Gempa 28 Maret 2005 (Tahun 2007-2009) Pada tanggal 26 Desember 2004 telah terjadi gempa bumi yang berskala sangat kuat dengan kekuatan 8,9 skala Richter dengan pusat gempa di Samudera Hindia di lepas pantai barat laut Pulau Sumatera. Gempa yang kemudian menyebabkan gelombang tsunami ini telah memporakporandakan sebagian besar wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sebagian Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara.
Download selengkapnya disini
|

|
Buku Pengalaman Menyusun DLA Bencana alam1 adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Penyelenggaraan penanggulangan bencana2 adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.
Download selengkapnya disini |

|
DLA Aceh
On the morning of December 26, 2004, a massive earthquake, registering 9.0 on the Richter scale hit Indonesia with its epicenter in the Indian Ocean, within 150 kilometers of Aceh Province, on the northern tip of Sumatra. The earthquake was followed by a massive tsunami that devastated the human population living on the coastline of Aceh Province, and parts of North Sumatra Province. The same tsunamis caused death and destruction throughout southern Asia and as far away as Africa. Download selengkapnya disini
|
 |
Laporan ERTR Maret 2008 Di dalam pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merujuk kepada Peraturan Presiden No. 30 Tahun 2005 tentang Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah dan Kehidupan Masyarakat NAD dan Kepulauan Nias Provinsi Sumut. Setelah berjalannya program rehabilitasi dan rekonstruksi dalam kerangka paruh waktu maka dilakukan Evaluasi Paruh Waktu rehabilitasi dan rekonstruksi untuk tahun 2006 sampai Mei 2007.
Download selengkapnya disini
|
|